Kampus bukan tempat orang stres.

Beberapa hari belakangan ini, di kampus ku kedatangan seseorang yang tak diundang dan orang tersebut berhasil membuat mahasiswa dan mahasiswi di kampus ini geboh, bukan karena bahagia tapi karena ketakutan. Mungkin kalian bingung kenapa kami ketakutan dengan orang yang satu ini? karena seseorang yang aku maksud disini itu adalah orang stres alias kurang waras. Ini nyata teman-teman,bukan suatu ceruta rekayasa. Orang itu sudah hampir dua minggu mampir di kampusku, denger-denger cerita dari teman-teman ku katanya dia alumni kampus ku (waduh serem juga ya? hehe)., hal itu sangat mengganggu dan meresahkan kami. Kalau kalian bertanya “kok bisa?emang ga ada satpam yang jaga?”, itu pertanyaan yang sangat mudah, satpam?selalu standby di kampus ku nahkan jumlahnya lebih dari tiga orang tapi entah kenapa orang stres itu selalu berhasil masuk ke kampus ku, pak satpamnya hanya mengawasi saja todak mengusirnya atau mungkin orang stres nya aja yang bandel udah diusir eh dateng lagi dateng lagi (namanya aja orang stres!) hehe..

Ada kejadian lucu kemarin pas ba’da magrib di kampus ku, aku dan teman-teman ku sepulang praktikum jam 18.30 WIB, seperti biasa kita solat magrib dulu sebelum pulang. Sebelumnya kita ga tau kalo orang stres itu ada di depan puntu mesjid, tiba-tiba ada dua orang mahasiswi yang lari terbirit-birit ke arah ku dan tema-temanku dan kita pun spontan ikut lari masuk kedalam mesjid tanpa buka sepatu (ya ALLAH maap ya masuk ke mesjid pake sepatu.hehe). Padahal orang stres itu ga ngejar kita tapi cuma duduk-duduk aja di depan mesjidnya. Akhirnya aku dan teman-temanku bisa keluar dari mesjid dan sepanjang perjalan pulang kita ketawa-ketawa mengingat kejadian yang memalukan itu. hehehe…

Aku harap besok orang itu sudah ga ada di kampus ku dan sudah berada di tempat yang seharusnya dia berada yaitu Rumah Sakit Jiwa atau panti rehabilitasi untuk orang stres macam itu.

Tentang uwiiii

suka baca novel dan suka segala sesuatu yang humoris. Ga usah terlalu serius lah tapi adakalanya keseriusan dibutuhkan dalam menghadapi sesuatu.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s