Serunya Kasus Bibit dan Chandra

Berita yang lagi hangat di tanah air akhir-akhir ini adalah tentang kasus Bibit dan Chandra yang katanya anggota KPK ini menerima uang suap dari Anggodo. Berita ini mengalahkan gosip-gosip di infotainment. Semua stasiun tv selalu menayangkan kasus ini. Apalagi hari ini telah muncul Ari Muladi sebagai saksi kunci yang mengaku menyerahkan uang dari Anggodo ke Bibit dan Chandra. Itulah kabar yang saya denger dari berita-berita di tv.

Komisi III DPR juga sudah melaksanakan Raker dengan Kapolri dan itu disiarkan live oleh salah satu stasiun televisi swasta. Raker itu berakhir samapi jam 3 pagi yang menghasilkan keputusan yang garis besarnya kurang lebih kapolri harus mengklarifikasi semua ini agar tidak terjadi kesalah pahaman antara Kapolri dan KPK juga pandangan masyarakat terhadap KPK.

Kemarin Bibit dan Chandra jug menggelar konferensi pers untuk menjawab semua tuduhan yang dituduhkan kepada mereka dan mereka menjawab yang initnya mereka tidak pernah menerima uang apapun apalagi uang suap.

Dan hari ini ada tokoh yang muncul yaitu Ari Muladi yang erupakan saksi kunci kasus ini, berikut adalah kronologis pemberian uang versi Ari Muladi yang saya kutip dari Media Indonesia.com :
20091107_062450_am2
JAKARTA–MI: Penyerahan uang dari Anggodo Widjojo kepada Ari Muladi dilakukan dalam tiga paket.

Paket pertama diserahkan Anggodo Widjojo kepada Ari Muladi sekitar Juli-Agustus 2008. Penyerahan dilaksanakan di Deluxe Karaoke, Hotel Peninsula, pada siang hari. Ari mengaku langsung mengontak Yulianto, rekanannya yang dikenal di Surabaya, pada sore harinya. Pertemuan dilakukan di Bakoel Koffie, Bellagio Residence, Jakarta.

Saat itu, ia membawa uang yang disampaikan Anggodo dalam dua kantong kertas coklat. Kantong pertama berisi tiga amplop terdiri dari amplop senilai Rp1 miliar, Rp1 miliar, dan Rp1,5 miliar. Semuanya dalam bentuk dolar Amerika. Kantong kedua berisi Rp250 juta.

Yulianto, kata Ari, mengaku, jika uang tersebut akan diserahkan pada Direktur Penindakan KPK Ade Rahardja dan pimpinan KPK M Jasin. Namun, ia menyatakan tidak menyaksikan secara fisik tentang uang tersebut diserahkan pada mereka atau tidak.

Paket kedua berisi uang Rp400 juta yang diserahkan Anggodo kepadanya dua hari setelah paket pertama diberikan. Penyerahan dilaksanakan di depan lobi Bellagio Residence kepada Yulianto kembali. Ari menyatakan bahwa Yulianto akan menyerahkan uang tersebut kepada Pimpinan KPK Bibit Samad Rianto.

Penyerahan paket ketiga dilakukan pada Februari 2009 dengan nilai sebesar Rp1 miliar dalam bentuk dolar Singapura. Ia kembali menyerahkan pada Yulianto di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta, di depan Gedung RNI. Ini dilakukan berdasarkan permintaan Yulianto yang mengaku akan bertemu dengan Direktur Penyidikan Bambang Widaryatmo di Hotel JW Marriott.

Namun, pertemuan itu dipindahkan ke Kafe Trattoria, Gedung Wisma Karya, Jakarta, pada pukul 16.00 WIB. Pada pertemuan ini, ia menyatakan tidak bertemu dan berhubungan langsung dengan pihak yang dimaksud. (DM/OL-04)

Itulah pengakuan dari Ari Muladi, dan malam ini saya liat berita di TV One yang melakukan telephone interaktif dengan Ari Muladi. Menurut Ari Muladi , beliau mengenal Yulianto dari salah seorang temannya d Surabaya. Dalam berita tersebut, ditulis judul dimana Yulianto adalah fiktif. Tapi menurut Ari Muladi, Yulianto itu memang benar adanya.

Menurut saya, kasus ini harus benar-benar terkuak kebenarannya karena ini menyangkut kepercayaan seluruh masyarakat Indonesia apalagi KPK adalah lembaga terhormat yang bertugas untuk mengungkap kebenaran dan memberantas korupsi. Kalau hal ini memang benar terjadi di lembaga terhormat seperti ini, nggak salah kalau memang korupsi di tanah air belum bisa terselesaikan semuanya. Tapi saya berharap, apapun hasilnya dan siapapun yang benar atau salah, diharapkan keadilan tetap bisa ditegakkan.

Tentang uwiiii

suka baca novel dan suka segala sesuatu yang humoris. Ga usah terlalu serius lah tapi adakalanya keseriusan dibutuhkan dalam menghadapi sesuatu.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s