Cerdas, Ceria, Hemat!

Lagi iseng baca majalah Cita Cinta dengan edisi yang sudah cukup lama yaitu Cita cinta no. 17 / V 1-15 September 2004.. Kebetulan majalah ini punya kakakku yang sudah agak lama memang tapi ada satu artikel yang menarik menurutku.

Cerdas, Ceria, hemat! cukup menarik bukan? tentunya jika dilihat dari judulnya sudah menyiratkan bahwa kita harus belajar hidup hemat. Berikut adalah kutipan artikel yang bisa kita jadikan acuan dalam hidup berhemat.

Berikut cara-cara untuk hidup hemat menurut majalah Cita Cinta :

1. Sisihkan 10%
Menurut Joko Santoso, Sekretaris Umum Masyarakat Sekuritas
Indonesia, menentukan alokasi dana seenaknya bisa jadi faktor
utama meng-uapnya pendapatan kita. “Karena itu, mulai sekarang
bagilah pendapatan ke dalam pos-pos pengeluaran rutin dan tidak
rutin, serta mulai menabung”. sarannya.
Kebutuhan berbeda-beda setiap individu membuat nggak ada
persentase khusus tentang alokasi dana ini, lain halnya untuk
alokasi tabungan.
“Sebaiknya kita menyisihkan 10 persen dari pendapatan kita untuk
ditabung,” kata Poltak Hotradero, pengamat keuangan sebuah
perusahaan sekuritas.
“Selain itu, dana pergi ke kafe, menonton bioskop atau dugem
bersama teman-teman harus masuk alokasi, tuh, karena uang kita
akan banyak tersedot untuk kegiatan seperti itu, ” tambah Joko
Santoso.

2. Keperluan Rutin Dulu
Jadi, begitu gajian, langsung sisihkan dalam pos-pos. Bentuknya
bisa kita masukkan ke dalam amplop, bisa juga kita buat tabel yang
menjadi pegangan kita agar nggak keluar ‘batas pos’.
Sisihkan untuk keperluan rutin sehari-hari dulu, mulai dari bayar kos
(kalau ngekost), transportasi ke kampus atau kantor, ampai makan.
Kemudian sishkan untuk keperluan rutin bulanan seperti pulsa ponsel
dan belanja bulanan. Baru deh kemudian sisihkan pengeluaran tak
rutin untuk jalan-jalan, dan jangan lupa bikin pos untuk bantu orang
tua dan adik.
Kalau takut tak cukup, langsung sisihkan dulu 10 % untuk ditabung,
baru kemudian sisihkan untuk pengeluaran rutin dan tak rutin. Tapi
nih sebaliknya menabung sesuai kemapuan. Buat apa tabungan gede
kalau sepanjang waktu kita ‘ternengah-engah’ karena kantong cekak
tapi nggak enak ‘memijam’ ke pos tabungan?

3. Kuncinya : Disiplin!
Ayo ngaku penemuan teknologi apa yang bikin kita tergoda untuk
memboroskan uang? apalagi kalau bukan automatic teller
machine
alias ATM yang kini ada dimana-mana dari berbagi
bank. Soalnya, nih, niat ambil uang di ATM untuk bayar kos akhirnya
malah ditambah untuk beli baji yang lagi diskon. Kita sih sadar tapi
tetap saja melakukannya. Habis…saat memencet-mencet tombol
ATM kita seakan punya kekuasaan untuk mengambil uang.
“Pengambilan dan penggunannya harus sebijak mungkin,” saran
Joko Santoso. Begitu juga dengan kartu kredit yang praktis dan
memberikan kemudahaan untuk membayar barang yang kita beli.
“Tetapi hati-hati, itu sama saja berutang dan bunga terus berjalan,
apalagi kalau telat membayar. Sebaiknya langsung segera dilunasi
dan jangan meninggalkan saldo tagihan” saran Poltak.

Ke-3 tips tersebut sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa memaintain keuangan kita sendiri. Kita harus bisa menyisihkan 10% dari pendapatan kita untuk ditabung, harus bisa memilah-milih mana yang termasuk kebutuhan rutin dan mana yang termasuk kebutuhan tak rutin, dan yang terakhir adalah harus disiplin dan pengambilan dan penggunaan uang yang kita miliki.

Ada kalimat yang tertera dalam artikel ini yang bisa jadi pedoman bagi kita yang ingin hidup hemat yaitu “Jangan pilih keduanya : jadi peminjam atau yang dipinjamkan.” Hal ini bukan mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang pelit tapi menjadikan pribadi yang lebih berhati-hati lagi dalam urusan keuangan.^^

Tentang uwiiii

suka baca novel dan suka segala sesuatu yang humoris. Ga usah terlalu serius lah tapi adakalanya keseriusan dibutuhkan dalam menghadapi sesuatu.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s