Rumput

Rumput..

Senang jika halaman rumah ditumbuhi oleh rumput nan hijau, nan indah, subur dan bisa memberikan kesejukan bagi tiap mata yang memandang. Rumput itu biasanya tumbuh dihalaman rumah, wait..saya ralat, bukan hanya dihalaman rumah tapi melainkan bisa di lapangan, di pinggir jalan, di selokan atau bahkan di tembok yang lembab pun biasa tumbuh rumput atau yg lebih biasa kita kenal dengan sebutan lumut (iiihh weww menjijikan). Tapi bagi sebagian orang rumput itu bisa dibilang indah , bisa juga dibilang pengganggu. Contohnya tadi kalau si rumput tumbuh di halaman rumah yang apik bisa terlihat indah, tapi kalau tumbuh di tembok yang lembab, yang biasa kita sebut lumut inilah yang ga enak dipandang. Semua bisa terlihat menarik jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda tergantung ekspetasi orang yang melihatnya.Ok cukup ini sekilas tentang pengertian rumput yang sebenarnya, karena yang bakalan saya tulis bukan mengenai alkisah mr atau mrs rumput ini (ya kali rumput berjenis kelamin. :D)

Start..

Kalo mw mengulas mengenai rumput, ada ungkapan yang mungkin kalian sudah sering dengar dan sudah jadi hal yang lumrah disebut sebut oleh masyarakat sekarang untuk mengibaratkan sesuatu , “Rumput Tetangga Lebih Hijau dari Rumput Sendiri”. Yup betul sekali, istilah ini banyak dijadikan ungkapan untuk mengisyaratkan sesuatu yang kita inginkan tapi belum kesampean (T_T). Mungkin ini terjadi disetiap orang, termasuk juga saya. Terkadang saya berpikiran “hidup orang lain enak banget ya” (OH God, picik banget pikiran saya), tapi jujur kadang itu selalu terlintas dalam benak diri. Ini pasti karena saya kurang bahkan belum menjadi manusia yang bersyukur atas apa yang saya miliki. Cuma sekedar share kadang rasa cemburu itu ada tapi smua tergantung dari kita melihatnya dari sisi mana. Jika kita bisa melihat dan mengambil dari sisi positifnya, pasti itu akan menjadikan kita pribadi yang penuh syukur lagi, dan ga ada tuh istilah istilah rumput tetangga lebih hijau. Bisa aja kan rumput tetangga kamu lebih hijau itu karena dia emang tukang rumput atau tukang pupuk jadi bisa dan tau cara merawat rumput yang baik dan benar agar terlihat lebih hijau. hahahahaa….

coba deh belajar untuk menerima kalo kita masih punya “rumput” dan itu tugas kita untuk membuatnya lebih dan selalu tampak hijau dengan cara mensyukurinya. Semangat kawan!!! Semangat juga untuk saya!!!!🙂

 

 

Tentang uwiiii

suka baca novel dan suka segala sesuatu yang humoris. Ga usah terlalu serius lah tapi adakalanya keseriusan dibutuhkan dalam menghadapi sesuatu.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s